Dong Yi
July 16, 2011 at 1:45 am 2 comments
Yipp, satu lagi saeguk dari negeri Won Bin ginseng. Sebenarnya drama ini sudah selesai tayang sejak tahun 2010 lalu di negara asalnya tapi berhubung selama itu saya sangat sibuk (cuti sementara dari dunia K-drama) akhirnya saya baru ‘ngeh’ 1 bulan terakhir ini kalau ada tontonan baru. Setelah beberapa hari mengorbankan jam makan demi menonton Dong Yi, lama kelamaan jadi lebih memilih untuk mencari link download apalagi yang di putar di stasiun ikan terbang itu menggunakan sulih suara alias dubber (dul sih waktu sma dan ke bawah2nya bahkan awal kuliah masih terima dengan suara sang pengisi suara tersebut tapi semakin kesini semakin aneh, iyakan?). Dengan bermodalkan koneksi internet kosan dan kantor akhirnya selesesai juga nonton Dong Yi yg terdiri dari 60 episode dalam kurun waktu -3 minggu(minus 2 episode, gara2 belum selesai di-download sementara episode selanjutnya udah selesai. heheheheheh)
Dong Yi merupakan drama saeguk yang diangkat dari kisah nyata selir Dong Yi (seorang budak penimbah air yang berasal dari kasta terendah yang menjadi selir Raja Sukjong dan juga merupakan ibu dari raja Yeongjo , raja ke-21 dinasti Joseong). Sebenarnya udah basi kali ya kalau kita bahas Dong Yi, secara yg di tipi juga udah tamat kamis kemarin
, tapi tak apalah toh di sini saya cuma mau nulis pendapat/uneg2 saya tentang hal2 yang berkaitan dengan drama ini plus pengisi waktu insomnia
. Apa saja yg saya dapat dari nonton Dong Yi? berikut rangkumannya :
- Setelah Dae Jang Geum berhasil menyihir anak-anak kosan beberapa tahun yang lalu dengan kelincahannya dalam memasak serta makanan yang dihasilkan, kini Dong Yi pun berhasil membuat saya berdecak kagum dengan caranya memecahkan kasus konspirasi yang bertebaran di sekitarnya (Kalau boleh dibilang dia itu Conan-wati jaman dulu). Ga tau ini bener apa ga (sesuai kisah nyata atau cerita turun temurun atau hanya khayalan tingkat tinggi sang sutradara) tentang kemampuan Selir Dong Yi dalam menyelesaikan kasus
- Gara-gara keseringan nonton drama ini, sampai-sampai mimpi orang main pedang-pedangan naik kuda plus ada panah-panahannya juga (untung saya ga kena panah dalam mimpi itu). Bagaimana ga mimpi kayak begitu, tiap episode pasti ada suara pedang bergemerincing, dikit-dikit tuh pedang udah nempel di leher pemain, dikit-dikit ada yg kesabet pedang, dikit-dikit dari arah tak terduga ada yg ngelemparin semacam anak piso ke badan orang yang lagi dibuntuti ckckckckcck. Untuk satu ini sebenarnya saya termasuk orang yang tidak tahan melihat adegan-adegan seperti itu, tapi dalam saeguk Dong Yi kali ini semuanya ditata apik , ketidaksukaan saya terhadap pelem bergendre pedang terhunus berkurang, apalagi kalo yg mainin pendangnya kakak angkatnyanya Dong Yi, Cha Chun Soo, -mata belo -
- Lagi-lagi mirip di Jewel in the Palace, penonton disuguhkan tentang tradisi orang korea jaman baheula , khusunya pada masa dinasti Jeseong. Hanbok-nya(pakaian tradisional wanita) cantik2, apalagi yg dipakai sama ratu Inhyeon pas episode2 awal, warnanya apik. tapi saya penasaran, zaman dulu tuh ratu dan para selir emang harus pake hanbok terus ya tiap hari? ga kepanasan?
- Dapat aktor favorit baru
, sukaaa lihat Bae Soo Bin (pemeran Cha Chun Soo) di sini (tapi untuk Dong Yi ini doang sih, tanya-tanya mbah gugel tentang dia biasa aja tuh ga tertarik). Baca-baca di internet, Bae Soo Bin sampe belajar ilmu bela diri demi peran Cha Choon Soo tsb (iya juga sih, lagian kalo dia ga punya kemampuan bela diri, mau take berapa kali itu setia syuting?
).Kesimpulan untuk poin 4 ini adalah saya sukanya sama Bae Soo Bin yang menjadi Cha Chun Soo
- Lama-lama nontong Dong Yi berasa ada yang aneh, berasa banyak adegan yang familiar. Kalau kalian terbiasa dengan sinetron kejar tayang di negeri kita ini, pasti tidak asing dengan adegan, udah coba dibunuh tapi ga mati, ada orang ang hilang pas lagi cari orang yang dikenal di masa lalunya cuma terhalang oleh tembok atau telat noleh akhirnya ga ketemu (ini mah sinetron Liontin bgt), adegan santet untuk menjatuhkan musuh, dll. Yuppss, di drama ini adegan tersebut juga ada, Dong Yi pernah coba dibunuh oleh orang suruhan kakak dari Selir Jang, tapi bisa berhasil meloloskan diri dan akhirnya pingsan di tengah hutan. Keinginan Dong Yi yang ingin kembali ke istana setelah lolos dari maut dan ingin bertemu dengan raja Sukjong pun lagi2 terhalang gara-gara sanga raja telat memalingkan wajahnya dan hanya melihat samar-samar saja Dong Yi bertengkar dengan pengawal raja. ckckckckcc. belum lagi adegan voodo alias santet yg dilakukan oleh emaknya selir Jang untuk membunuh Ratu Inhyeon, kalau adegan ini katanya emang udah cerita turun temurunbahwa ratu Inhyeon meninggal gara-gara di santet selir Jang supaya selir Jang bisa naik posisi jadi ratu yang ujung2nya Selir Jang dihukumbunuh diri dengan minum racun
- Berdasarkan apa yang terpapar di poin ke 5, kadang jadi mikir tapi kok kalo di senetron Indonesia berasa poin itu yg bikin jelek ya? Apa karena akting pemainnya yang kurang ciamik jadi tampak berlebaian adegan tsb? trus cara pengambilan gambar sinetron Indonesia yg terkesan monoton jika dibandingkan dengan drama korea?
- drama Dong Yi ini ber gendre saeguk (kerajaan) tapi ratingnya tinggi (di korea sana sering menempati posisi satu di jam tayangnya ), Kalau di Indonesia sejenis pelem kolosal kali ya? tapi kok pelem kolosal di kita ga laku ya? terakthir nonton pelem setting jaman baheula di Indonesia itu Jaka Tingkir kalau ga salah, itupun karena saya terlambat tidur, bukan karena rela-rela begadang demi nungguin tuh sinetron. Lagi-lagi saya bertanya : ‘Kira-kira sinetron kita apanya yang salah ya?’ Hmmmmm
- Diantara semua karakter ,sebenarnya saya paling kasihan sama putra mahkotanya (yang nantinya menjadi raja ke-20 dinasti Joseong ), kenapa? 1. dia punya emak yagn serakah dan gila gelar yang amit-amit, yaitu Selir Jang. ke-2, dengan kembalinya pangeran Yeoning (yang nantinya menjadi raja ke-21 dinasti Joseong ) di istana, sang raja berasa lebih sayang ke Pangeran Yeonging daripada dibanding ke Putra Mahkota. ke-3, dia menderita sakittt yang ujung-ujungnya berakibat tidak bisa mempunyai keturunan
- Setelah kasihan sama putra mahkota, saya juga merasa kasihan sama Cha Chun Soo. Kenapa? karena tanpa dia sadari sebenarnya jauh dipalung hatinya dia menyukai Dong Yi. Sotoy kah saya mengatakan hal tersebut? ntah ya.. tapi kalo dilihat dari karakter Cha Chun Soo cara dia lindungi Dong Yi dari tatapan matanya sya mengambil kesimpulan seperti itu (bener2 sotoy abis. hahahhaa), tapi apa hendak dikata dong yi hanya menganggapnya sebagai kakak dan Dong Yi pun menjadi selir raja Sukjong (kayknya emang bukan pelem korea deh , kalau tidak ada hati yang tersakiti , ckckkckc bahasamu nak
) - Suka lihat cubby-cubbynya pangeran yeoning kecil.
, dan tiba2 aneh melihat pangeran Yeoning waktu udah jadi raja. - Suka sama 2 soundtrack utamanya (yeahh lagi-lagi OST drama korea nambahhin space HD ). Nada dari dua lagu tersebut ada unsur etniknya, jadi enaaakk bgt dengernyaa (secara saya kalau denger lagu, perhatiin musiknya dulu . urusan lirik urusan kedua). Apalagi lagu yg Jang Nara, dengerin lagunya tuh berasa saya ada di festival kebudayaan tradisional Korea yg ada penari2 dengan penuh warna-warni di suatu hari yg cerah
- kalau dipikir-pikir, jadi raja, ratu, selir , ataupun pangeran (terlebih lagi putra mahkota) ga enak yah.. kemana-mana diikutin terus, berasa ga punya privasi sendiri
- gara-gara Dong Yi saya jadi searching ttg kerajaan pada zaman dinasi Joseong, dan inilah salah satu situs yang saya temukan
- Beberapa bulan yang lalu saya sempat menonton drama Playfull Kiss /Naughty Kiss (Itazura na Kiss versi korea) yg dirilis tahun 2010 di Korea. Stelah mencari-cari info tentang drama tersebut, ternyata hanya pemeran Baek Sun Joo yg memenangkan gelar sebagai aktor terpopuler. Waktu itu saya sempat bertanya-tanya, ‘lah trus kok pemeran Oh Ha Ni ga dapat?’. usut punya usut ternyata yang memenangkan pemeran wanita terpopuler adalah Han Hyo Joo (pemeran Dong Yi). Emang apik sih dia memerankan Dong Yi
. malah setelah nonton Dong Yi saya malah bertanya, ‘kok bukan pemeran Cha Chun Soo sih yang dapat award aktor terpopuler?’
Entry filed under: Uncategorized. Tags: .
1.
Arby | July 16, 2011 at 9:57 am
Kisanaaaakkkk…
isshhh…sumpaahhH!! makin ditulis saiah jadi pengen nonton tuh Dong Yi…
Sekali2nya nonton di tipi ikan terbang malah dapat bagian ahir doank
gak seruuuu…
Huwaaaa….saiah kan paling sukak ama kerajaan2 gituh…dulu mulai dari jewel in the palace, great queen seon deok, sekarang dong yi….huwaaa….kapankah saiah bisa membawa HD saiah ke tempat kisanak untuk copy2 pilemnyaaa…
Mupeeeeeeeeengggggg… >.<
2.
Maya | July 16, 2011 at 11:21 am
mupeng?? yaudah mupeng aja
titp plesdis ke hasma aja kisanak, ntar dikopiin. eh tapi2 barusan dia bilang dia punya yg lengkap. Todong dia aja kalo ketemu di kampus