Archive for November, 2011
Keluarga Besar IFX-34 IT Telkom
duduk ki-ka : k’Dika, Muna, Sri, Ardha, Fika, Indah, k’Nyunyak, Jeje, k’Digi, Yuni, Arindha, mpo’Anin, Maya
berdiri ki-ka : Toeid, Dayat,k’Narno, Rendy, Fajar, Heru (nyempil), Raka, Zulha, Pram, Artha (Nyempil), k’Luki, Angga, Ian, Galuh, Riezan, Caesar, k’Fedy, Ekki, Ai (nyempil), Ary, Topik, Choel, Ronny, Gusti
Nasihat Hari Ini
“…….Jadi anak perempuan itu harus pintar atur uang.Harus bijak memilih mana kebutuhan mana keinginan……..”
tks mama… =)
sumber gambar
Bola-bola Ceres
Hari lebaran ngapain? bikin kue
Bahan :
- Biskuit Marie
- Susu kental manis
- ceres
Cara membuat :
- Biskuit dihaluskan
- campur susu kental manis dengan halusan biskuit
- buat bola-bola dari adonan tadi
- gulir di atas ceres
Catatan :
- susu kental manisnya jangan kebanyakan, dikira-kira sampai adonan itu bisa lengket pada saat dibulat-bulat saja
Tebak Judul Film
Gara-gara lihat iklan pelem Ra One di salah satu surat kabar yang disediakan buat pengunjung di bengkel tempat serpis motor, jadinya pengen nge-boliwut lagi (baca: nonton pelem boliwut, buka nari muter-muter tiang jemuran di taman bunga terus turun hujan loh yaaa
), akhirnya ubek-ubek leptop eh ada satu pelem boliwut yg belum dinonton. Judulnya Black, pemerannya Mbak Rani Mukerji sama Eyang Amitabh Bachan. Tampaknya nih pelem bagus (nontonnya tanpa subtitel jadi ga ngerti2 amat) apalagi masup jajaran box office boliwut tahun 2005. Tapi mari kita lupakan Ra One dan Black, karena bukan ini yg akan dibahas
Habis nonotn Black, jadi ingat waktu kecil dulu (sekitar SD-SMP) saya pernah nonton pelem boliwut ceritanya itu tentang seorang suami yang kehilangan istrinya karena suatu musibah (sebenarnya awal pelem ini saya agak lupa, tapi kurang ,lebih begitulah ). Setelah istrinya dinyatakan hilang, sang suami malah sering dihatui/didatangi oleh ‘sang istri’ (kyknya pelem boliwut yg seram yg pernah saya nonton cuma ini deh) yang sering ngasih ‘petunjuk’. Setelah selang beberapa lama akhirnya sang suami tersebut berhasil memecahkan teka teki dibalik petunjuk yg di berikan oleh ‘sang istri’. Petunjuk tersebut adalah sang suami harus pergi kesebuah perkampungan yg ada ciri tertentunya (kalo ga salah, di perkampungan itu banyak kincir angin atau kyk sejenis tanda salib). Sesampainya di perkampungan tersebut, Sang suami merasa heran karena orang-orang yang ada diperkampungan tersebut ‘seolah-olah’ memang menunggu kedatangannya dan yang lebih mengejutkan lagi adalah sosok seorang bayi yg menurut orang diperkampungan tersebut adalah anak dari perempuan yg telah meninggal (yg tak lain dan tak bukan adalah istri dari laki2 tersebut). dengan penuh rasa haru bercampur suka cita akhirnya dibawa pulanglah bayi tersebut.
Setelah menonton pelem boliwut tersebut, ntah selang beberapa lama (bulanan atau bahkan tahunan) secara tidak sengaja saya menonton versi holiwutnya (ntah siapa yg mengadosi siapa). Ceritanya sama persis, tapi enakan nonton boliwutnya kyknya (harap maklum, di postingan ini penggemar boliwut yg megang kendali
).
” afakahhh judul filem tersebut?!?!!!” -pake gaya tante Feni Rose-
adakah diantara para pembaca yang budiman mengetahuinya?
Update per 4 Nopember 2011 : akhirnya satu teman tau judul pilem tsb. versi holiwutnya Dragonfly sedangkan versi boliwutnya Saaya

